Sabtu, 20 Mei 2017

Sejenak meretas Rindu in Medan


21 Mei 2017

Nyekar untukmu 20 Mei 2017


Jalanan disini tidak banyak jauh yang berubah, jika dihitung sepanjang waktu yang kutinggalin hampir 6 tahun sudah namun tak banyak yang berubah.
Meretas rinduku menjelang Ramadhan yang  akan tiba tidak akan lama lagi, lebih kurang satu minggu Ramadhan kan kujelang, ayah bunda juga akan hadir dirumah kami yang terbilang sederhana.
Tanah perkuburannya kering oleh teriknya matahari semoga tidak sekering anak anaknya yang lupa membacakan al fatiha dan al ikhlas untukmu Bunda dan ayahanda.

sejemput doa kuberikan ayah bunda, Alfatiha dan Al Ikhlas semoga menjadi penyejuk di alam kuburmu

Semoga kembang ini juga menjadi tasbih dan zikir kami untukmu dan air yang ksiramkan menjadi penyejukmu di alam yang tidak kami ketahui seperti apa, namun satu hari nanti aku akan kesana jua berkumpul bersammu buda dan ayahanda tercinta.

anak anak ini selalu meneaniku mereka kecil yang hatinya lurus dan bersih menemaniku membacakan ayat ayat suci Al Quran, semoga bacaan bcah bocah ini didengarkan oleh para Malaikat dan diijabah


Bila teringat syair Kain putih, merinding mengingatnya, betapa tidak amalan belum cukup tapi maut sewaktu waktu siap menjemput.






















Minggu, 14 Mei 2017



Coffe Mate 


Kursi disudut cafe itu begitu nyaman saat aku duduki, posisinya yang bisa menghadap keluar menatap para pejalan kaki dan kendaraan yang lewat membuat aku lupa waktu. 
Dengan secangkir Coffe Latte yang aromanya selalu membuatku terjaga, dan Macbook ku pun tak henti memperdengarkan detak setiap tuts nya yang seakan menjadi tangga nada dan tembang indah disore hari seperti ini.
Diwaktu yang sama, dan ditempat yang sama aku suka termangu disini. dengan memainkan imaginasiku aku seakan masuk keduania yang berbeda. dan seperti biasa juga diwaktu dan tempat yang juga sepasang mata selalu mengawasi setiap gerak gerikku. Awalnya kehadirannya tidak pernah aku acuhkan, aku sibuk dengan duniaku, sehingga gak punya waktu harus memperhatikan sekelilingku.

Awalnya tidak ada pembicaraan hanya lewat tatapan saling memperhatikan dan hari hari selanjutnya kami hanya saling menganggukkan kepala, sampai suatu hari saat aku terlalu sibuk dengan tuts tuts macbookku, sapaan dengan suara yang berat menegurku. hahaha....  bagaikan sebuah cerita ataupun didalam sinetron bila ini harus aku sampaikan lewat tulisan ini. wakakaka... nikmati enjoy-it




Sabtu, 13 Mei 2017

Tentang Persahabatan



SANG PENULIS  - Micideriy

Milan - Italia
Aku bukanlah seseorang yang pintar mengurai kata kata yang indah untuk dituliskan dalam satu tulisan, aku hanyalah seorang yang hanya bisa menyampaikan kata hatinya  lewat tulisan ini. Memang tidak indah, memang tidak menarik, tapi yang aku sampaikan benar jujur dari kata hatiku yang paling dalam.

Beberapa catatan penting yang telah aku sampaikan lewat blog ini juga semoga bisa menjadi kenangan buat teman teman yang lain.
Banyak cerita lucu, membahagia kan serta kadang ada yang membuatku jengkel juga. Tapi aku sadari dalam pertemanan juga hal hal ini sering kali juga terjadi. berbeda pendapat, beda visi kadangkala melahirkan sikap yang kurang sesuai dengan apa yang ingin kita harapkan.

Blog ini mungkin menjadi penyampai hasrat yang sering kali meronta dalam batinku, aku bukan pintar mengungkap rasa, tapi cerita perjalanan kali merupakan bukan perjalanan kami yang pertama. sebelumnya kami juga sudah melakukan beberapa kali perjalanan, seperti ke Korea dan yang kemarin juga ada perjalan ke Kuala Lumpur dan domestik ke Banyuwangi dan sekitarnya.

Kami gak pernah mengenal yang namnya Backpaker-an bukan karena banyak duit, tapi karena kami sudah terlalu letih harus mikir sendiri.
kebiasaan buruk yang semuanya mau serba jadi dan perfect. tapi kalau difikir juga emang enakan pakai travel, semua perjalanan sudah diatur dan waktunya selalu cukup dan pas. meskipun terkadang kita kekurangan waktu dan belum puas.

Nah kalau bicara tentang PUAS tiap orang pasti berbeda, buatku hal yang sudah cukup puas, mungkin akan beda dengan para Backpakeran sejati, waktu dan tempat diatur sendiri dan sesuai dengan keinginan dan maunya.


PERSAHABATAN


Sahabat itu diumpamakan seperti tangan, saat mata menangis tangan/jemari akan mengusap airmata itu, dan saat tangan /jemari terluka maka mata akan menangis. Indah dan saling ketergantungan.

Sahabat-sahabatku saat ini bukan terdiri dari satu kota, dahulu kami berangkat dari kota yang sama dan satu perusahaan yang sama, kita ada tigakota yang saling berjauhan. Medan, Surabaya dan Jakarta.
Untuk kami tidak ada jarang yang bisa memisahkan persahabatan dan hati kami. Kami bersahabat dan saling menjaga satu sama lain. Sifat kami saling bertentangan, menjadi corak dan warna keindahan. suara suara yang seringkali menjadi adu argumen menjadi tembang indah yang tidak akan pupus oleh waktu.


Seorang sahabat yang baik bukan dia yang pandai meminta tetapi dia yang pandai menerima, menghasihi serta dapat memberi kenyamanan dalam persahabatan.

Disaat aku tak mampu berdiri sendiri, kamu selalu hadir untuk enegakkanku. Ketika aku membutuhkan bahu utnuk menangis, kamu selalu ada utnuk menampung kesedihanku. Kamulah satu satunya sahabat terbaikku.

Seorang sahabat tidak perlu ada saat senang, karena sahabtku selalu hadir dikala susah dan 
untuk menyenangkanku.


Hanya Cinta yang bisa membuat orang bahagia, uang pula yang bisa buat dunia berubah, tapi sahabatku yang membuat hidupku jauh lebih berarti.

Sahabat sejati ialah dia yang tidak pernah meninggalkanmu, bahkan ketika kamu telah melakukan hal buruk baginya.

Terimakasihku untuk para sahabt yang selalu ada untukku dan tidak pernah meninggalkanku.


Persahabatan diwarnai dengan berbagai pengalaman suka dan duka, bahkan dihibur-disakiti, diperhatikan-dikecewakan dan didengar-diabaikan. Namun semua itu tidak dilakukan dengan tujuan kebencian.

meskipun kalian jauh semua tapi jarak gak akan bisa memisahkan kita



by. Micideriy1425

Meskipun berkilo kilo jarak yang memisahkan kita, tapi kamu tak pernah terlupakan, karena persahabatan tidak diukur dari seberapa jauh jarak, tapi dengan hati yang tulus.

Sahabat sejati adalah seorang yang selalu mengisi hari hari dengan canda tawa, menangis bersama dan memeluk dikala tak kuat berdiri.


























"PAHLAWAN ENERGY"

    kesibukan rutinitas yang sangat padat, memastikan bahwa penyaluran gas yang terdistribusi dengan baik, dan memastikan tidak ada compl...