Jumat, 23 Desember 2016

Dalam Kabut Kawah Ijen 2016


Kawah Ijen di Penghujug Desember 2016


                          Kawah ijen adalah Kawah terbesar di dunia,warna dari kawah ini pun sangat cantik yaitu kehijauan biru,dan di sana terlihat banyak orang yang bertambang belerang,dan kemudian belerang itu di jual ke penampungan.dan banyak nya pohon pinus dan kebun kopi yang terdapat di sana menjadi objek yang menarik.kawah ijen yang memiliki kedalaman 200 m dan sangat luas ini,sangat ramai di kunjungi oleh orang sewaktu liburan,ada yang berpasangan, ada juga yang datang dengan bersama keluarga atau rombongan.Banyuwangi hanyalah satu dari seribu legenda dari Pegunungan Ijen di ujung timur Pulau Jawa ini. Ada lagi legenda Banyupahit, Kawah Wurung, atau kisah menak seperti Dhamarwulan. Tanah bergunung-gunung yang nyaris tak tersentuh, terisolasi, dan bernuansa gelap ini banyak melahirlah aneka dongeng dan kisah magis. Termasuk budaya santet yang ditakuti itu.
Dulu di Pegunungan Ijen adalah bagian dari Negeri Blambangan. Nama Blambangan mencuat dalam sejarah tatkala rajanya, Menak  Jinggo menolak mengakui kekuasaan Majapahit. Perang antara Blambangan dan Majapahit lalu melahirkan kisah Menak pada abad ke-14. Kisah yang menceritakan perjuangan Dhamarwulan, pemuda dari rakyat biasa yang menjadi tukang arit tapi mampu membunuh musuh kerajaan, Menak Jinggo. Dia lalu menikahi Ratu Majapahit, Dewi Kencono Wungu, dan menjadi raja.                           
Nama Ijen juga disebut-sebut tatkala seorang pangeran dari Kerajaan Wilis, bergerilya melawan VOC dari balik lereng pegunungan Ijen pada tahun 1722.  Meski akhirnya kalah, kisah  ini membuktikan Ijen sebagai tempat persembunyian yang ideal bagi para pemberontak. Tanahnya yang bergunung-gunung dan dipenuhi hutan lebat, sungguh menakutkan bagi orang luar. Kesan angker begitu melekat di wilayah tak bertuan itersentuh tatkala kompeni Belanda menyewakan tanah yang amat luas di daerah Besuki, Panarukan, Probolinggo dan sekitarnya kepada saudagar dan kapten penduduk Cina di Surabaya yang kaya raya, Han Chan Pit dan saudaranya, Han Ki Ko. Untuk menarik minat pekerja, mereka membagi-bagikan beras gratis saat ada kelaparan. Dalam waktu singkat, datanglah 40 ribu pekerja asal Madura. Mereka membuka lahan, bertanam padi dan sayuran, menggunakan sistem irigasi yang teratur. Namun meletusnya pemberontakan para petani yang dipimpin Kiai Mas pada 1813 membuat tanah sewaan ini dibeli kembali oleh Rafles.
Kuayunkan langkah kakiku menuju jalan yang mendaki, rasanya kaki ini gak sanggup menapak lagi. Hari ini aku hanya bisa berdua saja berjalan menuju puncak ijen. Ketiga teman temanku sudah gak kuat berjalan, mungkin dengan usia yang semakin senja ini dan terkuras saat melakukan pendakian saat ke green bay, sisa tenaga yang seharusnya full kini tinggal sisa keletihan saja. ku Coba mengobati sisa kecewa mereka saat tidak sanggup melangkahkan kakinya untuk sampai kepuncak Ijen.
Kukuatkan hati ini untuk bisa mencapai puncak, minimal masih ada yang menggantikan mereka untuk sampai kesini. Ditengah perjalanan tadi aku hampir putus asa. Rasanya sudah hampir ngak sanggup.
Indahnya Alam semesta ini. Aku yang kurang bersyukur selama ini hanya tertunduk terdiam menikmati ciptaan Nya. Mungkin jika saja memungkinkan aku ingin disini bersujud syukur sembari menatap matahari yang akan muncul diantara kerasnya aroma belerang. Aku ingin menyampaikan rasa syukur serta doa doa yang kusembunyikan disudut hatiku yang paling dalam. Namun khawatir dianggap aneh akhirnya kuurungkan niatku itu.   Lewat Semilir air yang membawa aroma belerang, kutitipkan doaku yang paling dalam padaMu Ya Rabb, beri aku kesempatan untuk masih bisa mengcapkan rasa syukurku dan terimakasihku telah Kau hadirkan aku didunia ini lewat bunda dan ayahanda. Allah Hu Akbar....

Gapura menuju Puncaknya Kawah Ijen.




















by. Micideriy1425









 






















Tidak ada komentar:

Posting Komentar

"PAHLAWAN ENERGY"

    kesibukan rutinitas yang sangat padat, memastikan bahwa penyaluran gas yang terdistribusi dengan baik, dan memastikan tidak ada compl...