Jumat, 14 April 2017

HOLLAND - BELANDA



NEGARA KINCIR ANGIN - VOLENDAM BELANDA


Tiket masuk pada Festival Bunga Tulip

Awalnya, bunga tulip dibudidayakan pada masa Kekaisaran Ottoman (Turki), dan kemudian masuk ke Belanda pada abad keenam belas. Setelah Carolus Clusius menulis buku besar bertemakan bunga tulip pada tahun 1592, bunga tulip menjadi sangat popular, sehingga menyebabkan kebun bunganya diserang dan bibit-bibit bunga tulip miliknya dicuri secara teratur. Seiring dengan berkembangnya Zaman Keemasan Belanda, begitu pula bunga yang bulat dan berwarna warni ini. Bunga tulip menjadi obyek lukisan dan festival yang digemari. Pada pertengahan abad ketujuh belas, bunga tulip menjadi sangat populer, sampai-sampai menyebabkan kegoncangan ekonomi untuk pertama kalinya, yang dikenal sebagai Demam Tulip/"Tulip Mania" (tulipomania). Banyaknya masyarakat yang memborong tulip telah menyebabkan harga tulip menjadi sangat mahal, sampai-sampai tulip berfungsi sebagai uang, sampai pada akhirnya pasar bunga tulip mengalami kejatuhan
sedikit berpose dengangaya jadul 
Pintu sebelum masuk Kebun Bunga Tulip


Bunga Tulip di Belanda dan luar negeri
Saat ini, Belanda masih dikenal karena bunga tulipnya dan juga bunga-bunga lainnya, sehingga seringkali disebut sebagai "toko bunga dunia." 
Bunga tulip dibudidayakan di ladang luas berwarna indah, dan festival bunga tulip  diadakan dimana-mana di seluruh negeri pada musim semi. Masyarakat Belanda membawa serta cinta mereka terhadap bunga tulip saat mereka menetap di luar Belanda, sehingga bunga tulip dan festival bunga tulip saat ini dapat ditemukan di New York (yang dahulu bernama New Amsterdam) dan Belanda, Michigan, dimana keterkaitan dengan akar Belanda mereka sangatlah kuat. Sebegitu kuatnya perasaan mereka bagaimana dengan orang orang yang ditanah jawa dengan jiwa Ke Indoesiaannya ya??

bunga tulip dengan beberapa warna 





FILOSOFI - KINCIR ANGIN TUA

Ketika angin bertiup kencang, kincir ini akan melakukan tugasnya dengan baik. Ia memompakan air ke dalam rumah. Namun, ketika angin bertiup sepoi-sepoi, kincir ini tidak mau berputar. Baling-baling kincir ini harus diputar secara manual sampai menghadap langsung ke arah angin. Hanya ketika baling-baling itu menghadap ke arah angin yang tepat, kincir itu dapat menyediakan air yang cukup bagi rumah tersebut.



Cerita ini juga mengingatkan kita akan bagaimana kehidupan. Saat kita berada dijalan Allah dan sesuai dengan menjalankan apa yang diperintahkan  dan apa yang dilarang Nya, maka dengan mudahnya aura positif akan mengalir kedalam diri kita dan buat orang yang berada disekitar kita, Dan apa yang kita berikan buat orang lain menjadi  aliran yang menyejukkan seperti baling baling dalam kincir yang mengalirkan air kerumah rumah. Dan bila kita tidak berada diposisi yang benar dihadapan Allah SWT maka kita tidak akan bias mengalirkan aura positip tersebut buat orang lain, yang ada hanya rasa ketidak nyamanan dan kelelahan buat kita dan orang lain. 

Kelelahan ini hanya bisa disembuhkan ketika kita mau mengembalikan diri kepada posisi yang tepat. Tuhan yang adalah sumber kekuatan kita–layaknya angin pada kincir angin–akan memberikan  kekuatan yang lebih dari cukup bagi kita menjalankan kehidupan ini, menjadi menyenangkan atau menjadi kepahitan. Ingatlah, untuk dapat bekerja dengan baik, kincir angin harus berada di posisi yang tepat untuk merasakan angin kasih Allah. Dan kita harus benar benar diposisi dimana kita berada di Jalan Allah SWT.

Sebagaimana yang tertulis didalam
Al Quran :  SEBAIK BAIKNYA MANUSIA, ADALAH YANG BISA MEMBERIKAN MANFAAT BUAT ORANG LAIN.
cara membuat keju yang diperagakan wanita penjual kejunya.

Sepatu Khas di Belanda, pemakaiannya dan nomor yang dipakai tidak boleh dengan ukuran yang pas, itu pesan sipembuat, harus diberikan jaran 4 jari agar memakainya terasa nyaman

 

VOLENDAM

Volendam tidak hanya terkenal dengan pamandangan laut yang indah dan tempat turis untuk berfoto pakaian tradisional. Di dekat kota ini juga ada tempat yang dikenal dengan pabrik keju  dan pusat pembuatan sendal kayu khas Belanda, Klompen.


Kelihatan mewah dan megahnya gedung ini



Awalnya, Volendam adalah sebuah pelabuhan, dekat Edam, yang terletak di muara sungai. Pada 1357, penduduk Edam menggali kanal lebih pendek ke Zuiderzee dengan pelabuhan terpisah sendiri. Ini menghilangkan kebutuhan akan pelabuhan yang asli, yang kemudian dibendung dan digunakan untuk rekamasi. Petani dan nelayan lokal menetap di sana, membentuk komunitas baru Vollendam. Mayoritas penduduk beragama Katolik Roma, yang sangat berhubungan dengan budaya desa. Secara historis, banyak misionaris dan uskup, yang dibesarkan di Volendam. Volendam adalah objek wisata populer di Belanda, terkenal untuk kapal tua nelayan dan pakaian tradisional masih dipakai oleh beberapa warga. Kostum para wanita atas Volendam, dengan tinggi, topi runcing, merupakan salah satu yang paling dikenal dari kostum tradisional Belanda, dan sering ditampilkan di kartu pos wisata dan poster ( walaupun ada diyakini kurang dari beberapa perempuan saja sekarang yg memakai kostum sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari mereka, sebagian besar dari mereka lansia.

rumah rumah di Volendam, kecil dan Asri

tersenyum didepan rumah Minimalis



Rumah - rumah nelayan disana sangat terawat baik & sangat bersih. Meskipun ukurannya kecil (mungkin sekitar 6 m x 8 m, dan hampir semuanya berukuran sama / seragam ), tetapi terlihat bahwa penghuninya sangat memperhatikan detail demi kenyamanan hidup mereka. Setiap jendela rumahnya (yang tanpa teralis dan tanpa kaca film ), selalu diberi korden dengan desain klasik, atau vertical blind yang bergaya modern. Selalu ada meja kecil untuk memajang hiasan rumah seperti pot tanaman / bunga, keramik-keramik hias bahkan tempat tidur kucing peliharaannya
Material rumah-rumah tradisional tersebut menggunakan kayu papan dan dicat sesuai dengan selera masing - masing penghuni. Semua rumah tanpa pagar, berdekatan satu sama lain. Halaman belakang, sebagian besar merupakan area bersama antar keluarga mereka, dipenuhi oleh barang - barang yang merupakan hobby dari masing-masing penghuni, misal tanaman,bunga,keramik patung bahkan mainan anak-anak&sepeda.




BAJU  BELANDA – (KLEDERDACHT)

Baju adat tradisional Belanda ini namanya Klederdacht (ayo bacanya gimana ya? hehehehe….) Tapi kalau kita ke Belanda tidak mundah mencari orang yang pakai baju ini, saat ini sih aku lihat hampir semua orang di Belanda sudah menggunakan pakaian yang modern. Karena baju ini baju yang “image-nya” Belanda banget jadi kita dengan mudah dapat menemukan orang yang menggunakan pakaian ini pada toko-toko yang menjual makanan khas, seperti di toko keju, toko souvenir, dan lainnya. Ciri khas yang dapat dijumpai pada baju ini adalah topi yang berwana putih runcing yang unik dan lucu serta sepatu kayunya. Dan setiap yang memakai baju ini, maka meskipun kurus pasti kelihatan gede, kebayang dengan tubuh yang sudah gede akan seperti apa tampaknya. Lihat gambar kami yang kelihatan tiga anak sehat. J

dan siapapun yang memakai baju ini akan kelihatan gede banget, baju ini tidak direcomended bagi yang gak suka kelihatan gemuk / gede,  perjuangan untuk ngantrinya saja sudah sangat melelahkan, belum lagi menjaga barang barang dan dompet yang banyak sekali pencuri diseputaran tersebut.















Tidak ada komentar:

Posting Komentar

"PAHLAWAN ENERGY"

    kesibukan rutinitas yang sangat padat, memastikan bahwa penyaluran gas yang terdistribusi dengan baik, dan memastikan tidak ada compl...